Kamis, 05 Desember 2019

Perbedaan Komputer Client dan Server

Perbedaan Komputer Client dan Server

Berdasarkan pengertian sekaligus fungsi kedua jenis komputer tersebut, berikut ini beberapa perbedaan Komputer Client dan Server.
Komputer server berfungsi untuk menyimpan seluruh data, melayani permintaan akses dari komputer client, serta mengelola lalu lintas data dalam sebuah jaringan. Sedangkan, komputer client meminta layanan dari komputer server untuk bisa mengakses sebuah data.
Komputer server dapat melakukan beberapa layanan yang dibutuhkan komputer client secara bersamaan. Sedangkan, komputer client tidak mempunyai layanan yang dapat diakses oleh komputer client lain.
Kerusakan yang terjadi pada komputer server akan berimbas pada kerusakan pada semua komputer client yang terhubung dalam satu jaringan. Sedangkan, kerusakan yang terjadi pada komputer client tidak akan memberikan dampak pada komputer yang lain. Sistem operasi komputer server lebih lengkap daripada sistem operasi komputer client.

Pengertian komputer Clien

Komputer Client

Komputer client adalah komputer yang digunakan untuk meminta layanan tertentu dari komputer server. Layanan tersebut bisa jadi data, file, gambar, printer, maupun yang lainnya. Oleh karena itu, di dalam komputer client dibutuhkan suatu aplikasi tertentu agar dapat mengakses layanan dari komputer server.
Akses yang diberikan komputer client pun cukup cepat karena tidak melakukan tugas lain dalam waktu bersamaan, seperti halnya komputer server. Oleh karena itu, komputer ini cukup baik digunakan sebagai sebuah sistem keamanan dan administrasi perusahaan, sebab akses yang dilakukan dapat dibatasi. Secara terperinci, fungsi dari komputer client antara lain:
  • Menjalankan sebuah program secara maksimal karena tidak terganggu dengan tugas lainnya.
  • Menjadi sistem keamanan administrasi bagi perusahaan atau instansi pemerintah lainnya.
  • Digunakan untuk mengakses beberapa data yang terdapat dalam komputer server dengan pembatasan tertentu.

Pengertian Komputer server

Komputer Server

Komputer server adalah komputer yang digunakan untuk menampung semua data yang berasal dari komputer client dalam sebuah jaringan. Tidak hanya itu, komputer server juga digunakan untuk mengelola sebuah jaringan komputer. Sirkulasi data, informasi, maupun perintah yang berasal dari komputer client akan selalu melewati komputer server ini.




Komputer Server

Komputer server adalah komputer yang digunakan untuk menampung semua data yang berasal dari komputer client dalam sebuah jaringan. Tidak hanya itu, komputer server juga digunakan untuk mengelola sebuah jaringan komputer. Sirkulasi data, informasi, maupun perintah yang berasal dari komputer client akan selalu melewati komputer server ini.
Tak heran jika komputer ini juga sering disebut sebagai komputer induk. Jenis-jenis komputer server sangat disesuaikan dengan fungsinya, misalnya server game, webserver, printer server, hingga database server. Secara terperinci, fungsi dari komputer server sebagai berikut:
  • Melayani permintaan semua komputer client serta mengatur sirkulasi data yang ada.
  • Menyediakan sumber resource, baik software, hardware, maupun aplikasinya, agar dapat digunakan secara bersamaan oleh semua komputer client.
  • Menyimpan file atau data yang dapat diakses secara bersamaan, baik oleh komputer server maupun semua komputer client, menggunakan file sharing.
  • Mengatur hak akses dalam sebuah jaringan, sehingga tidak semua komputer client dapat mengakses data tertentu yang ada dalam komputer server.
  • Menyediakan aplikasi dan database yang dapat diakses semua komputer client.
  • Mampu melindungan semua komputer client dari serangan malware dengan memasang antimalware atau firewall.
Komputer Client dan Server - Pengertian, Perbedaan & Fungsinya

Kekurangan WWAN

Kekurangan WAN
  • Biaya operasional mahal.
  • Dalam hal settingan/pengaturan jaringan WAN lebih sulit dan rumit, selain itu  alat-alat yang diperlukan juga sangat mahal.
  • Memerlukan Firewall yang baik untuk membatasi pengguna luar yang masuk dan dapat mengganggu jaringan ini.
  • Rentan terhadap hacker atau ancaman dari luar lainnya.

Kelebihan WWAN

Kelebihan WAN
  • Berbagi informasi/file melalui area yang lebih besar.
  • Semua orang yang ada di jaringan ini dapat menggunakan data yang sama.
  • Mempunyai sistem jaringan yang besar/luas sehingga mampu menjangkau Negara, benua, bahkan seluruh dunia.
  • Jika terkoneksi dengan jaringan internet transfer file pada tempat yang jaraknya jauh bisa di lakukan secara cepat.
  • Dapat berbagi resources dengan koneksi workstations.

Teknologi selular WWAN

Teknologi selular WWAN
secara umum, sebuah sistem selular terdiri dari tower sel, konsentrator, switches voices dan data gateway. Sistem selular menggunakan sistem penggambaran heksagonal untuk menggambarkan cakupan area secara geografis. Area inilah yang disebut dengan cell. Setiap cel mempunyai ukuran diameter kurang lebih 26-32 Km2 dengan radius jangkauan 1 hingga 50 km. dan setiap sel tersebut akan membentuk grid-grid heksagonal seperti sarang lebah yang mempunyai ukuran sel yang lebih kecil yaitu 6 km.
setiap cell site sebuah base station mempunyai daya pancar 800-1900 MHz dengan dilengkapi antena untuk mengatur cakupan wilayahnya. Frekuensi untuk setiap base station harus dipilih dengan hati - hati untuk mengurangi interferensi dengn cell tetangga. Layanan pancaran akan sangat tergantung dari keadaan topografi, kepadatan populasi dan kepadatan lalu lintas data. Berikut adalah perkembangan generasi layanan selular.

Bentuk Komunikasi WWAN

bentuk komunikasi WWAN.
Teknologi WWAN memungkinkan pengguna untuk membangun koneksi nirkabel melalui jaringan publik maupun privat. Koneksi ini dapat di buat mencakup suatu daerah yang sangat luas, seperti kota atau negara, melalui pengguna bebetrapa pengguna antena atau juga sistemsatelit yang di delrnggarakan oleh penyelenggara jasa telekomunikasi. Bentuk komunikasi jaringan WAN antara lain point to point, sirkuit switching, dan paket switching. 
        1) point to point, di sebut juga jaringan leassed line, dimana jaringan ini ecara privat berhubungan satu sama lain. Link ini mengakomodasi dua tipe transmisi, transmisi data gram, dan transmisi data stream. contoh metode ini adalah sistem telepon.
        2) sirkuit switching, merupakan metode switching dengan keberadaan siorkuit secara fisik yang terdedikasi. metode ini di gunakan oleh teknologi integratet servise digital network atau ISDN.
        3) paket switching, merupakan metode switching pada peralatan jaringan yang melakukan share link point to point untuk transportasi paket dari sumber data ke tujuan melintasi jaringan. contoh metode ini adalah Asycnchronous Transfer Mode (ATM), Frame Relay, Switched Multimegabid Data Service (SMDS), dan X.25

Pengertian WWAN

  1. WWAN (Wireless Wide Area Network)
    a. pengertian WWAN (Wireless Wide Area Network)
wireless wide area network adalah jaringan yang menjangkau area yang lebih luas dibandingkan denga wireless LAN. Jangkauan umumnya mencakup nasional dengan infrastruktur jaringan wireless yang disedikan oleh wireless server carirer (untuk biaya pemakaian bulanan mirip dengan langganan ponsel). Jika wireless LAN digunakan supauya user jaringan bisa bergerak dalam area yang kecil, maka wireless WAN digunakan untuk menyediakan koneksi internet bergerak dengan are jangkauan yang lebih luas untuk pelaku perjalanan bisnis atau teknisi lapangan. Wireless WAN memungkinkan user untuk mengakses internet, email, serta aplikasi serta informasi peusahaan meskipun meraka jauh dari  kantor. Wireless WAN menggunakan jaringan seluler untuk transmisi data. contoh sistem seluler yang digunakan adalah CDMA, GSM, GPRS, EDGE, 3G dan HSDPA. komputer portabel dengan modem wireless WAN terhubung ke base station pada jaringan wireless ke gelombang radio. Tower radio kemudian membawa sinyal ke mobil switching center. dimana data dilewati kejaringan yang sesuai. Koneksi ke internet di lakukan dengan menggunakan koneksi server provider. Wireless WAN menggunakan jaringan seluler eksisting sehingga bisa melakukan panggilan suara melalui wireless WAN. Baik telepon seluler dan kartu wireless WAN bisa melakukan panggilan suara dan juga melewatkan data pada jaringan wireless WAN.

Perbedaan Bluetooth,UWB dan ZigBee

Perbedaan Bluetooth, UWB, dan Zigbee
Bluetooth menggunakan frekuensi yang sama dengan salah satu frekuensi yang dipakai zigbee, yaitu 2,4 Ghz. Dalam satu jaringan bluetooth hanya ada 8 node yang dapat terhubung 1 master dan 7 slave. Waktu latency yang dimiliki oleh bluetooth adalah 10detik.Bluetooth menggunakan gelombang radio.
UWB adalah sistem komunikasi ultrawideband merupakan sistem komunikasi yang dapat mengirim data dengan data rate 480 Mbps untuk jarak 2meter dan 110Mbps untuk jarak 10meter. Sistem komunikasi pada UWB adalah sistem komunikasi jarak pendek yang mempunyai bandwidth yang sangat leba.
Topologi jaringan yang digunakan pada zigbee adalah topologi jaringan bervariasi, yaitu Star,Mesh(peer topeer), dan Cluster Tree (gabungan dari star dan mesh). Jumlah nodes (perangkat ) yang dapat terhubung dengan local address dalam satu jaringan Zigbee yang sederhana dapat mencapai 6500 node atau lebih. Waktu latency yang dibutuhkan zigbee adalah 30mdetik.

Tiga buah band yang di gunanakan ZigBee

Zigbee menggunakan tiga buah band frekuensi yang digunakan secara berbeda-beda :
  • 2,4 GHz   dengan kecepatan 250 kbps (seluruh dunia)
  • 868 MHz dengan kecepatan 40 kbps (Eropa)
  • 915 MHz dengan kecepatan 20kbps (Amerika)

Pengertian ZigBee

ZigBee merupakan padanan kata Zig dan Bee. Zig berarti gerakanzig-zag dan Bee berarti lebah. Zigbee memiliki sifat komunikasi yang mirip dengan komunikasi diantara lebah yang melakukan gerakan-gerakan tidak menentu dalam menyampaikan informasi adanya madu ke lebah yang satu ke lebah yang lainnya . Zigbee merupakan teknologi yang memfokuskan data rate rendah, konsumsi daya rendah, biaya rendah, target protokol jaringanwireless untuk aplikasi otomasi dan kendali remote.  IEEE 802.15.4 fokus terhadap dua layer protokol bawah, yaitu physicaldan MAC layer. Begitu juga, Zigbee Alliance mengurusi layer protokol teratas (dari Network sampai dengan Application layer) untuk interoperabilitas jaringan data, layanan keamanan, dan cakupan nirkabel home and building control, standar yang berlaku di pasar dan pengembangan ilmiah untuk standar evolusi .

Kekurangan dari WPAN

Kekurangan dari WPAN adalah sebagai berikut :
  • Jarak jangkauannya pendek hanya sekitar ±100 m.
  • Data rate rendah

Kelebihan WPAN

WPAN memiliki kelebihan antara lain :
  • Konsumsi daya rendah
  • Mobilitas (pergerakan) yang tinggi. WPAN memungkinkan pengguna untuk mengakses informasi dimanapun berada selama masih dalam jangkauan wilayah WPAN.
  • Kemudahan dan kecepatan instalasi. Instalasi WPAN mudah karena dan cepat karena bisa dilakukan tanpa harus menarik dan memasang kabel.
  • Fleksibel. Tekonologi WPAN memungkinkan untuk membangun jaringan dimana kabel tidak dapat digunakan atau tidak memungkinkan untuk digunakan.
  • Biaya lebih murah, meskipun biaya instalasi awalnya WPAN lebih mahal dari PAN konvensional tetapi biaya pemeliharaanya lebih murah.
  • Scalabel. WPAN dapat menggunakan berbagai topologi jaringan sesuai dengan kebutuhan.

WPAN IEEE 802.15

IEEE 802.15
Adalah working group nomor 15 dari IEEE 802 spesial untuk WPAN (Wireless Personal Area Network) Standard.

Pengertian WPAN

Wireless Personal Area Network (WPAN) adalah jaringan wireless dengan jangkauan area yang kecil. Contohnya Bluetooth, Infrared, dan ZigBee.

Keuntungan dan kekurangan WMAN

C.  Keuntungan dan Kekurangan WMAN
Jika dikaji dari keamanan Wireless, Jaringan Wireless memiliki beberapa kelemahan dibanding dengan jaringan kabel. Saat ini perkembangan teknologi wireless sangat signifikan sejalan dengan kebutuhan sistem informasi yang mobile. Banyak penyedia jasa wireless seperti hotspot komersil, ISP, Warnet, kampus - kampus maupun perkantoran sudah mulai memanfaatkan wireless pada jaringan masing masing.
Beberapa kelemahan dari jaringan wireless antara lain
Kelemahan Wireless pada Lapisan Fisik
·         Interception atau penyadapan, Hal ini sangat mudah dilakukan, dan sudah tidak asing lagi bagi para hacker. Berbagai tools dengan mudah di peroleh di internet. Berbagai teknik kriptografi dapat di bongkar oleh tools tools tersebut.
·         Injection, Pada saat transmisi melalui radio, dimungkinkan dilakukan injection karena berbagai kelemahan pada cara kerja wifi dimana tidak ada proses validasi siapa yang sedang terhubung atau siapa yang memutuskan koneksi saat itu.
·         Jamming,  Jamming sangat dimungkinkan terjadi,baik disengaja maupun tidak disengaja karena ketidaktahuan penggunawireless tersebut. Pengaturan penggunaan kanal frekwensi merupakan keharusan agarjamming dapat di minimalisir. Jamming terjadi karena frekwensi yang digunakan cukup sempit sehingga penggunaan kembali channel sulit dilakukan pada area yang padat jaringan nirkabelnya. S
·         Locating Mobile Nodes, Dengan berbagai software, setiap orang mampu melakukan wireless site survey dan mendapatkan informasi posisi letak setiap Wifi dan beragam konfigurasi masing masing. Hal ini dapat dilakukan dengan peralatan sederhana spt PDA atau laptop dengan di dukung GPS sebagai penanda posisi.
·         Access Control, Dalam membangun jaringan wireless perlu di design agar dapat memisahkan node atau host yang dapat dipercaya dan host yang tidak dapat dipercaya. Sehingga diperlukan access control yang baik.
·         Hijacking, Serangan MITM (Man In The Middle)yang dapat terjadi pada wireless karena berbagai kelemahan protokol tersebut sehingga memungkinkan terjadinya hijacking atau pengambilalihan komunikasi yang sedang terjadi dan melakukan pencurian atau modifikasi informasi.

Kelemahan pada Lapisan MAC (Data Layer)
Pada lapisan ini terdapat kelemahan yakni jika sudah terlalu banyak node (client) yang menggunakan channel yang sama dan terhubung pada AP yang sama, maka bandwidth yang mampu dilewatkan akan menurun. Selain itu MAC address sangat mudah di spoofing (ditiru atau di duplikasi) membuat banyak permasalahan keamanan. Lapisan data atau MAC juga digunakan dalam otentikasi dalam implementasi keamanan wifi berbasis WPA Radius (802.1x plus TKIP/AES).

Kelemahan terhadap cuaca
Keadaan cuaca yang tidak bersahabat akan menimbulkan pengaruh terhadap gelombang / sinyal yang dipancarka oleh wireless.  Seperti pada saat hujan gelombang yang ditembakkan oleh pemancar wireless akan membentur butiran hujan dan dipantulkan kearah lain sehingga akan terjadi penurunan kualitas sinyal yang diterima oleh wireless penerima.
Dibanding dengan kelemahan yang ada teknologiwireless pada jaringan MAN masih menjadi yang terbaik karena keuntungan yang didapat untuk keadaan yang aman adalah Meningkatkan efisiensi – memperbaiki komunikasi dengan tujuan transfer informasi yang lebih cepat dalam bisnis dan antara pelanggan.
1.   Sentuhan yang dekat – Anda tidak perlu membawa kabel atau adaptor untuk mengakses jaringan kantor.
2.  Memperbesar mobilitas dan fleksibilitas  bagi pemakai – pekerja kantor berbasis  wireless dapat terhubung tanpaharus duduk di depan komputer.
3.  Mengurangi biaya pembuatan jaringan dan perawatannya – pada banyak kasus jaringan wireless lebih mudah diinstalasi dan perawatannyapun lebih murah disbanding penggunaan kabel seperti fiber optic dan coaxial.
4.  Dengan menggunakan jaringan wireless biaya dapat menjadi lebih efisien karena dapat menghemat biaya untuk penggunaan kabel.
5.  More robust against multi-path propagation effects. Penggunaan media wireless akan lebih handal dibanding media kabel.
6.  Less sensitive to timing errors. Kemungkinan pengiriman ulang data yang error akan lebih kecil.
7.  High spectral efficiency. Untuk menghubungkan jaringanantar daerah spectrum frekwensi yang digunakan akan lebih efisien disbanding dengan media kabel.
8.  Very high bandwidth efficiency.Efisiensi bandwidth yang digunakan akan lebih baik dibandingkan media kabel.
9.  Dapat digunakan untuk berkomunikasi untuk jarak yang cukup jauh tergantung dengan LoS (Line Of Sight) dan kemampuan perangkat wireless.

Sistem WMAN

B.    Sistem Wireless Metropolian Area Network
Kesatuan dasar WMAN adalah sebuah sel radio, yang terdiri dari hub station and mobile stations. Hub station adalah bertanggung jawab untuk menyediakan konektivas antara mobile stations di dalam sel, dan dari mobile stations ke wired backbone. WMAN, terdiri dari satu atau lebih sel radio yang terdapat pada jaringan, bersama dengan wired terminals, dihubungkan dari jaringan satu  ke jaringan lain sehingga jangkauan yang diperoleh lebih luas (wider network) melalui wired backbone.

Pada Gambar diatas dapat dilihat bahwa TeknologiWMAN memungkinkan
pengguna untuk membuat koneksi nirkabel antara beberapa lokasi didalam suatu area metropolitan (contohnya, antara gedung yang berbeda-beda dalam suatu kota atau pada kampus universitas). Pemakaian teknologi nirkabel dapat menghemat biaya fiber optic atau kabel tembaga yang terkadang sangat mahal. WMAN juga dapat digunakan sebagai backup bagi jaringan yang berbasis kabel dan dia akan aktif ketika jaringan yang berbasis kabel tadi mengalami gangguan. WMAN menggunakan gelombang radio atau cahaya infrared untuk mentransmisikan data. Jaringan akses nirkabel broadband yang melayani pengguna dengan akses berkecepatan tinggi. Kelompok kerja IEEE 802.16 untuk standar akses nirkabel broadband masih terus membuat spesifikasi bagi teknologi-teknologi tersebut.

Perangkat WMAN

A.   Perangkat WMAN
Perangkat yang digunakan dalam teknologi WMAN ini adalah perangkat
Microwave dan Antenna, berikut terdapat beberapa macam jenis dan bentuk microwave dan Antena yang digunakan untuk membangun jaringan WMAN.
1.      Parabolic Antenna 7GHz, 10 GHz & 15 GHz & Perangkat Pasolink NEC (E1Connection)

Gambar 3.2. E1 Connection

2.     Canopy Microwave 5,8 GHz

Gambar 3.3. Canopy Microvave

3.     24dBi Grid Antenna Parabolic
Gambar 3.4 Grid Antenna

4.     2.4GHz 9.6dBi 60 degree sector panel antenna


Gambar 3.5 Panel Antenna

5.     2.4 Ghz Yagi Antenna 9 db
Gambar 3.6. Yagi Antenna

6.     WiMAX Antenna
                                                               

Gambar 3.7. WiMax Antenna

Pengertian WMAN


Teknologi WMAN merupakan teknologi yang mengizinkan koneksi dari berbagai  jaringan dalam suatu area metropolitan seperti bangunan-bangunan yang berbeda dalam suatu kota tanpa harus memasang kabel tembaga atau fiber antar bangunannya, tetapi cukup dengan menggunakan media transmisi wireless untuk dapat berkomunikasi antara satu area dengan area lainnya. Pada gambar berikut anda dapat melihat salah satu bentuk  dari jaringan WMAN yang didesain untuk sebuah kota. Pada gambar tersebut dapat dilihat bentuk jaringan yang terbentuk dari beberapajaringan Wireless LAN pada suatu tempat atau daerah.

Kekurangan WLAN

 Kekurangan WLAN, seperti di bawah ini:
  • Kerahasian dan keamanan data kurang terjamin.
  • Biaya peralatannya rata-rata mahal.
  • Delay (penundaan) yang besar.
  • Adanya masalah propagasi radio misalnya seperti: terhalang, terpantul & banyak sumber interferensi.
  • Kapasitas dari jaringan menghadapi keterbatasan spektrum (pita frekuensi tak dapat diperlebar akan tetapi dapat dimanfaatkan secara efisien).

Kelebihan WLAN

  • Mobilitas tinggi – Memungkinkan pemakainya untuk mengakses informasi dimana pun dia berada tentunya dalam jangkauan WLAN, tak terpaku pada satu tempat saja. Mobilitas yang tinggi tentunya bisa meningkatkan kualitas layanan dan kualitas produktivitas.
  • Mudah dan kecepatan instalasi – Instalasi WLAN tergolong mudah dan juga cepat, sebab dapat dilakukan tanpa harus memasangkan kabel di atap/dinding.
  • Sangat Fleksibel – Memungkinkan untuk membuat jaringan komputer dimana kabel tidak memungkinkan untuk digunakan.
  • Menurunkan biaya kepemilikan – Meskipun biaya investasi awal untuk perangkat keras WLAN lebih mahal daripada LAN, tapi biaya instalasi dan perawatan jaringan WLAN lebih murah, sehingga secara total dapat menurunkan besar biaya kepemilikan.
  • Scalable – Dapat menggunakan berbagai macam topologi jaringan komputer sesuai dengan kebutuhan.

Komponen komponen WLAN

Komponen-komponen WLAN, pada umumnya seperti:
  • Mobile atau Desktop PC – Perangkat akses untuk user, mobile PC biasanya sudah terpasang pada port PCMCIA. Tetapi untuk Desktop PC umumnya harus ditambahkan wireless adapter melalui PCI card ataupun USB.
  • Access Point – Perangkat yang menjadi sentral koneksi dari user ke ISP, Access-Point memiliki fungsi untuk mengkonversikan sinyal frekuensi radio (RF) menjadi sinyal digital yang akan disalurkan melalui media kabel, ataupun disalurkan ke perangkat WLAN yang lainnya dengan dikonversikan ulang menjadi sinyal frekuensi radio.
  • WLAN Interface – Peralatan yang dipasangkan di Mobile atau desktop PC (Personal Computer), peralatan yang dikembangkan secara massal yaitu dalam bentuk PCMCIA (Personal Computer Memory Card International Association) card, PCI card maupun melalui port USB.
  • Antena – Antena external (optional) yang dipakai untuk memperkuat daya pancar. 

Pengertian WLAN

A. Apa itu WLAN?
WLAN adalah singkatan dari Wireless Local Area Network yaitu suatu jenis jaringan komputer yang menggunakan gelombang radio sebagai alat atau media transmisi data. Informasi atau data ditransfer dari satu komputer ke komputer yang lainnya menggunakan gelombang radio. WLAN juga sering disebut dengan Jaringan Nirkabel atau jaringan wireless.

Manfaat dari VLAN


  1. 1)Performance. VLAN mampu mengurangi jumlah data yang dikirim ke tujuan yang tidak perlu. Sehingga lalu lintas data di jaringan tersebut bisa berkurang signifikan.
  2. 2)Mempermudah Administrator Jaringan. Setiap kali komputer berpindah tempat, biasanya komputer tersebut harus diatur ulang agar mampu berkomunikasi dengan jaringan dimana komputer itu berada. Hal tersebut membuat komputer itu tidak dapat langsung dioperasikan setelah dipindahkan. Nah, jaringan VLAN bisa meminimalkan atau bahkan menghapus langkah ini karena pada dasarnya komputer tersebut tetap berada di dalam jaringan yang sama.
  3. 3)Mengurangi biaya. Dalam jaringan yang menggunakan VLAN, Anda bisa membuat jaringan yang private meskipun Anda tidak sedang berada di dekat jaringan utama Anda. Hal tersebut tentu saja bisa meminimalkan biaya yang diperlukan untuk menarik kabel LAN ke lokasi baru.
  4. 4)Keamanan. VLAN bisa membatasi pengguna yang bisa mengakses suatu data, sehingga dapat mengurangi kemungkinan terjadinya penyalahgunaan hak akses.

Kekurangan VLAN

Kekurangan VLAN
Berikut ini adalah kekurangan dari VLAN:
  • Secara logika, jaringan VLAN berbeda network tetapi secara fisik satu network. Artinya, jika network utama bermasalah, maka semua VLAN akan terkena dampaknya.
  • Ketika ada data yang dikirim broadcast, maka data tersbeut malah dikirim ke semua VLAN.
  • Ketika jumlah host di dalam VLAN banyak, maka kerja DHCP akan berantakan dan tidak bisa diduga.